SEJARAH DESA KARANGHARJO

  03 April 2017  |  DESA KARANGHARJO

Nama Desa Karangharjo semula adalah nama sebuah dusun di wilayah Desa Sepanjang Kecamatan Kalibaru. Berdirinya Desa Karangharjo tidak lepas dari proses pemecahan Kecamatan Kalibaru menjadi dua Kecamatan pada tahun 1966, yaitu Kecamatan Kalibaru sebagai kecamatan induk dan Kecamatan Glenmore sebagai kecamatan pecahannya, di mana secara definitif Desa Sepanjang masuk wilayah Kecamatan Glenmore.

               Kemudian  karena pertumbuhan penduduk begitu pesat dan perkembangan jaman yang menuntut untuk lebih maju, maka pada tahun 1969 Desa Sepanjang sebagai desa induk dan Desa Karangharjo sebagai desa pecahannya. Saat ini Desa Karangharjo telah tumbuh berkembang menjadi sebuah Desa definitif yang mandiri dan terdiri dari 8 Dusun, yaitu:

        1. Dusun Karangharjo
        2. Dusun Sidodadi
        3. Dusun Jolondoro
        4. Dusun Pegundangan
        5. Dusun Sumberbening
        6. Dusun Pagergunung
        7. Dusun Kendenglembu
        8. Dusun Treblasala

                Sedangkan asal-usul nama Dusun Karangharjo sesuai penjelasan para Sesepuh Desa Karangharjo yang masih hidup, adalah berasal kata “Pekarangan” yang berarti tanah ladang dan “ Kaharjan” yang berarti kemakmuran. Daerah tersebut dinamakan Karangharjo karena wilayah Dusun Karangharjo sejak jaman penjajahan hingga saat kemerdekaan merupakan wilayah yang subur, dimana “ Pekarangan “nya banyak sekali ditanami polowijo,polopendem dan tanaman pangan lainnya, sehingga para petani di daerah tersebut penuh dengan “Kaharjan”.Karena itulah pada jaman penjajahan Belanda di Dusun Karangharjo banyak sekali di dirikan perusahaan-perusahaan perkebunan /kongsi kongsi dan rumah oleh orang-orang Belanda,di antaranya adalah:

  • Perkebunan Pegundangan yang dimiliki oleh Tuan Van Frenk, sekarangmenjadi dusun pegundangan.
  • Perkebunan Alas Albrerd yang dimiliki oleh Tuan Alas Alberd, yang kemudian menjadi perkebunan Treblasala.

               Karangharjo lainnya, hingga saat ini hampir seluruhnya adalah peninggalan jaman penjajahan Belanda, diantaranya Perkebunan kendenglembu, Perkebunan Treblasala, Perkebunan pegundangan, Perkebunan Sidodadi, dan Perkebunan Jolondoro.

         Terkait dengan asal usul nama-nama dusun yang ada di Desa Karangharjo adalah sebagai berikut:

  • Jolondoro berasal dari kata “jolo sutro” untuk seorang bendoro atau Raja.
  • Panumukti berasal dari kata ‘panuwun mukti’ yang berarti tempat memohon kepada Raja.
  • Sidodadi Plalangan berasal kata ‘plalagan’ yang berarti tempat peperangan.
  • Sumberbening/Kalibening berasal dari kata’Sumber’ yang berarti mata air dan ‘bening’ yang berarti jernih.

               Istilah kata diatas diambil dari Legenda Damar Wulan di jaman Kerajaan Blambangan dipimpin oleh Prabu Minak Jinggo, dimana pada saat itu daerah ini merupakan jalur perjalanan dari Kerajaan Majapahit ke Kerajaan Blambangan.

                Terkait dengan legenda tersebut maka sesepuh Desa Karangharjo memberikan pula nama Karang Kaharjan untuk Dukuh Karangharjo yang meliputi dusun –dusun di perkebunan.

Contact Details

  Alamat :   Jl. Untung Surapati No. 36 Desa Karangharjo Kec. Glenmore
  Email : Ds.karangharjo01@gmail.com
  Telp. : Telp. (0333) 821265
  Instagram : @desa.karangharjo
  Facebook : facebook.com/desa.karangharjo
  Twitter : @desa.karangharjo


© 2019,   Web Desa Kabupaten Banyuwangi